Kain adalah pilihan baik lainnya untuk kemasan. Meskipun terbukti memiliki keakuratan yang lebih rendah terhadap kwalitas mencetak (jika dibandingkan dengan kertas), tetapi unggul dalam bahan (dapat menahan air dan tahan kusut). Begitu pula dengan teksturnya, sehingga lebih tahan lama / dapat digunakan secara berulang-ulang untuk jangka panjang. Bahan kain yang popular, biasa digunakan untuk keperluan tas belanja (dilipat), tas laundry, atau tujuan promosi.
[/ultimate_heading][ultimate_spacer height=”25″][info_list position=”left” style=”circle no_bg” icon_border_style=”none” icon_border_size=”1″ border_color=”#333333″ connector_color=”#333333″ icon_bg_color=”#ffffff” icon_color=”#333333″ font_size_icon=”12″][info_list_item list_title=”Nonwoven Fabric” icon_type=”selector” list_icon=”Defaults-caret-right”]
Atau biasa disebut sebagai “Spunbond“. Dalam kategori kain, Nonwoven memiliki nilai tertinggi untuk daya tahannya terhadap air. Dengan biaya awal yang rendah membuat MOQ lebih kecil dan pengerjaan lebih cepat. Hal ini sangat fantastis untuk tujuan promosi.
[/info_list_item][info_list_item list_title=”Satin Fabric” icon_type=”selector” list_icon=”Defaults-caret-right”]
Satin adalah kain yang memiliki permukaan mengkilap di satu sisinya. Kain Satin cenderung terlihat dan terasa seperti “sutra” tapi dengan harga yang lebih terjangkau. Sering digunakan untuk bahan Seprai, celana pendek atletik, pakaian dalam wanita, dll. Untuk kemasan, biasa digunakan untuk tas atau sepatu (bagian dalam).
[/info_list_item][info_list_item list_title=”Grey Cloth” icon_type=”selector” list_icon=”Defaults-caret-right”]
Kain Belacu adalah kain katun yang masih dalam kondisi awal (sebelum finishing) dan masih dianggap kotor (bahan belum jadi). Meskipun secara fakta, Kain Belacu dipandang sebagai bahan yang narutal secara tekstur dan warna,dan populer di kalangan “vintage”.
[/info_list_item][/info_list]